MERIZA ANTARI
Kelas 6 B
SDN Harapan Mulia 03
Pada sore hari, aku dan keluargaku membantu saudaraku untuk acara akad dan pernikahan yang akan diadakan pada malam harinya. Aku dan ibuku membantu dibagian membuat hiasan untuk acara pernikahannya sedangkan ayahku menbantu dibagian memasang hiasan. Saat itu kami sangat sibuk sekali mengingat acara dilaksanakan pada sore dan malam hari.
Ada yang bertugas menghias gedungnya, mendandani yang lain dan baju dan banyak tugasnya lainnya pada sore hari itu dan juga untuk malam harinya pada saat acara pernikahannya. Setelah selesai membuat hiasan, aku dan ibuku dipanggil untuk didandani “Meriza, tolong kesini berserta ibumu ya giliran kalian yang akan aku dandani” kata si perias. Aku menjawab “baik bu, nanti aku dan ibuku kesana sebentar lagi karena mau merapikan hiasan terlebih dahulu.”
Dengan perasaan yang senang karna baru pertama kali aku di dandani oleh seorang perias aku menghampiri perias tersebut bersama ibuku, yang pertama kali di dandani waktu itu adalah aku. Ketika itu aku dengan senang hati duduk di tempat yang disuruh oleh perias tersebut. Perias tersebutpun mulai menempelkan bedak di mukaku “matanya di meremin dulu ya agar tidak perih“ kata si perias. Aku pun hanya mengangguk.
Dengan cepat perias tersebut mendandaniku serta merapikan rambutku, “coba lihat di cermin, apakah kamu suka dengan riasan dan model rambutnya ?” kata si perias ketika aku melihat kaca aku merasa kagum dengan riasan perias tersebut dandannnya sangat natural bagi anak-anak sesuaiku.
Setelah aku dan ibuku sudah di dandani, kami sekeluarga pergi ke masjid untuk melaksanakan akad pernikahan saudaraku, banyak sekali orang yang berada di masjid membawa seserahan atau untuk melihat acara akad tersebut. Ketika acara dimulai semua orang sangatlah serius melihatnya apalagi pada saat pengantin pria mengucapkan ijab qobul lalu penghulu berteriak “sah” dan kami semua menjawab “sah”.
Betapa senangnya kami melihat saudara kami telah melaksanakan salah satu kewajibannya sebagai seorang muslim yaitu menikah. Pada malam harinya, aku dan ibuku langsung didandani kembali beserta baju dari dipinjamkan perias yang sangat bagus sekali karena aku dan ibuku sebagai penerima tamu di acara pernikahan malam harinya.
Pada saat acara dimulai aku dan ibuku langsung menerima banyak tamu ketika menerima tamu tiba-tiba aku melihat teman sekelas ku bernama Dini “Hai Meriza, kamu cantik sekali hari ini“ kata Dini. Aku menjawab “terimakasih, kamu juga cantik hari ini.” Betapa senangnya aku hari itu menghabiskan seharian bersama semua keluargaku di acara pernikahan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar