Sabtu, 11 April 2020

Liburan Ke Malang



Ahsanul Azzam

Pada bulan April 2018, aku bersama ibu, kakak dan tante pergi berlibur ke kota Malang. Selama 3 hari kami akan menghabiskan waktu berlibur di sana. Kami berangkat bersama rombongan menggunakan kereta api menuju kota Malang dari Stasiun Senen pada jam 2 siang. Didalam rombongan aku berkenalan dengan Fahmi dan Uwais. Kami dan rombongan sampai dikota Malang jam 4 pagi, selanjutnya naik bis menuju Kota Batu. Setelah Shalat Subuh di Masjid Raya kami menuju ke hotel untuk beristirahat.
Tujuan wisata pertama kali adalah ke kebun apel, disana aku senang sekali karena dapat langsung memetik apel dari pohonnya dan dapat makan sepuasnya, aku berlarian di dalam sana. Setelah dari kebun apel,  kami melanjutkan perjalanan ke Jatim Park 2. Di dalam Jatim Park 2 aku dan rombongan melihat berbagai macam hewan dari berbagai negara, ada onta, gajah, harimau, anoa, singa, jaguar dan masih banyak lagi binatang lain yang tidak ada di Ragunan. Untuk masuk ke sana kami harus membayar tiket dan memakai gelang sebagai tanda.Luas Jatim Park 2 itu sekitar 2 hektar. Di dalam Jatim Park 2 juga terdapat arena bermain, aku bersama temanku fahmi dan uwais bermain disana, naik bombom car, jet coster, dan kuda-kudaan. Aku sangat senang sekali, aku berlari-lari kesana kemari sampai mamah dan tante tidak kuat mengejarku.
Sampai sore disana lalu kami kembali ke hotel untuk makan malam dan beristirahat sebentar, karena jam 23.00 kami harus bersiap-siap menuju ke wisata Gunung Bromo. Tepat jam 23.00 kami berkumpul di bis, dan berangkat menuju ke Gunung Bromo, mataku mengantuk aku meneruskan tidurku di bis. Sampai di pemberhentian bis tepat jam 3.00 pagi, udara sangat dingin sekali, aku dan rombongan memakai pakaian yang tebal, jaket, kaos kaki, sepatu, sarung tangan, slayer, topi dan masker. Walaupun sudah tebal bajuku, tetapi masih juga kedinginan. Selanjutnya kami meneruskan perjalanan dengan naik mobil jeep, diisi dengan 5 orang. Wow, naik mobil jeep ke atas gunung itu menyenangkan sekali, jalannya tidak rata, berguncang-guncang. Aku berpegangan erat sekali. Di Bukit kami berhenti untuk melihat matahari terbit, indah sekali. Lalu perjalanan dilanjutkan ke bukit teletubis, dan gurun pasir berbisik, setelah itu menuju ke Gunung Bromo. Aku berfoto bersama kuda poni disana, tapi sayangnya aku dan keluarga tidak naik ke atas gunung karena pengunjungnya penuh dan aku tidak kuat naik sampai keatas gunung. Akhirnya kami berbelanja sovenir dipasar di kawasan gunung, lalu kembali naik jeep menuju ke bis.
Setelah makan siang, kami melanjutkan ke wisata terakhir yaitu ke Musium Transportasi. Sampai di musium kami berbaris mengantri tiket dan memakai gelang, lalu masuk didalam musium aku tercengang, terdapat bermacam2 kendaraan dari jaman dahulu hingga jaman sekarang, dari berbagai macam negara di dunia. Disana juga ada miniatur pesawat kepresidenan, aku masuk dan berfoto disana. Kami berjalan ke dalam musium yang luasnya 3 hektar, tiba-tiba aku dikejutkan dengan adanya parade tari di tengah-tengah jalan, kami pun menari dan bergoyang bersama. Walaupun lelah karena harus berjalan jauh tapi aku senang, dipenghujung musium aku melihat mobil batman, aku dan teman-temanku berfoto bersama disana.
Setelah mengunjungi Musium Transportasi, akhirnya kami kembali ke hotel untuk beristirahat dan bersiap-siap besok akan kembali ke Jakarta. Malam itu kakiku terasa pegal karena berjalan terus, setelah makan malam, aku belum mengantuk, aku, fahmi dan uwais diajak keruang karaoke, dan kami pun bernyanyi bersama, sampai aku tertidur disana. Pagi hari setelah sarapan, aku dan rombongan bersiap-siap menuju ke Stasiun Pasar Turi, Surabaya dengan bis, melewati jalan tol dan sampai disana kami pun menunggu jadwal kereta api datang. Jam 16.00 akhirnya naik kereta jalan juga menuju jakarta, untuk menghilangkan kebosanan aku, fahmi dan uwais bernyanyi dan berjoget besama, ibu-ibu ynag melihat kami pun tertawa. Sampai di Jakarta jam 4.00 pagi, aku dijemput ayahku. Akupun berpisah dengan teman-temanku, dan berjanji akan ikut jika ada wisata lagi.
  Itulah pengalamanku selama berwisata ke Kota Malang, menyenangkan namun juga menyedihkan, karena ini perjalanan pertama dan terakhirku keluar kota bersama tanteku.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar