Reza
Fahlevi Jonin
Pada pertengahan Maret 2020, saya diliburkan
sekolahnya karena adanya virus corona, Walaupun tidak sekolah tetap ada
pembelajaran online setiap hari. Saya
sedih walaupun tidak bertemu teman-teman dan bapak guru disekolahan, tetapi
tetap ada percakapan di group whatsapp
dengan bapak guru.
Libur sekolah ini bukan hanya
bersenang-senang, tetapi masih bisa memperdalam ilmu melalui pembelajaran online. Bukan saya saja yang sekolahnya
diliburkan, kakak saya juga yang lagi ujian diliburkan tetapi ujian tetap
dilaksanakan melalui online. Saya
senang setiap hari bisa berkumpul dengan keluarga di rumah, tapi sedihnya tidak
bisa bermain di luar rumah bersama teman-teman.
Pembelajaran online tetap menyenangkan
bagi saya. Bukan pilihan ganda saja, tetapi ada juga yang membuat prakarya dari
barang barang bekas yang ada di rumah. Ada juga soal yang ditulis langsung
dijawab. Ada juga cara mencuci tangan yang benar supaya terhindar dari virus
corona itu.
Karena saya mendapatkan nilai 5 terbesar
cara mencuci tangan dengan benar akhirnya saya mendapatkan hadiah dari bapak
guru. Saya bangga dan senang sama bapak guru yang sudah membimbing saya dalam
pembelajaran online ini. Bapak guru
memberi motivasi kepada saya untuk lebih giat lagi bangun pagi-pagi untuk mulai
pembelajaran onlinenya dan bapak juga
kasih motivasi untuk saya mendapatkan nilai terbaik untuk mendapatkan hadiah.
Cukup sampai disini cerita saya. Semoga
bapak guru menjadi pembimbing, guru yang terbaik bagi saya. Untuk seterusnya
saya akan menjadi anak murid bapak guru yang bisa di banggakan bapak guru dan
keluarga saya di rumah.
Doa dan harapan saya semoga wabah
COVID-19 cepat berlalu, supaya saya bisa berkumpul dangan bapak guru dan
teman-teman di sekolahan ataupun dirumah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar